Jumat, 23 November 2012
Bermula Dari Sini
bermula di gedung inilah kami mendapatkan pengalaman yang sangat berharga yang tidak mungkin kami lupakan hingga hari tua nanti. Segala sesuatu hal kami rasakan bersama selama tiga tahun dengan naungan satu atap grha siswa sma TT sehingga memperkuat tali ukhuwah kami menjadi sebuah untaian rantai yang sulit terpisahkan. Di gedung ini aku mendapat banyak pelajaran kawan, yang mungkin tidak bisa aku dapatkan di tempat lain. Andaikan waktu bisa ku putar aku ingin merasakan sebentar atmosfer masa lalu yang terkadang kalau difikir begitu lucu, dengan seribu aturan senioritas, dan sejuta aturan sekolah yang terkadang sedikit memberatkan. Hingga akhirnya waktu jualah yang menjawab dan mengakhiri cerita kita di gedung ini, perlu diingat bahwasannya kita mempunyai tujuan hidup masing masing yang telah digariskan Allah kawan, maka gapailah cita-cita mu setinggi langit .
Meski Kami Di Ujung Senja
Kulihat langit sore merah merona
Warnanya indah memberi kedamaian dunia
Tapi . . .kulihat di sudut jalan sana tiada nyawa yang tersisa
Ku lihat dengan mata peluru menghujam kedalam raga
Aku tak tau mengapa dunia saat ini seakan-akan tuli atau bisu?
Mungkinkah Tuhan akan murka?
Terbersit rasa di relung jiwa walau kami tak asa
Tapi kami percaya Tuhan tunjukkan jalannya
Warnanya indah memberi kedamaian dunia
Tapi . . .kulihat di sudut jalan sana tiada nyawa yang tersisa
Ku lihat dengan mata peluru menghujam kedalam raga
Aku tak tau mengapa dunia saat ini seakan-akan tuli atau bisu?
Mungkinkah Tuhan akan murka?
Terbersit rasa di relung jiwa walau kami tak asa
Tapi kami percaya Tuhan tunjukkan jalannya
Definisi Ilmu Kesehatan Masyarakat
Ilmu dan seni mencegah penyakit,
memperpanjang hidup, meningkatkan kesehatan fisik dan mental, dan efisiensi
melalui usaha masyarakat yang terorganisir untuk meningkatkan sanitasi
lingkungan, kontrol infeksi
di masyarakat, pendidikan individu tentang kebersihan perorangan,
pengorganisasian pelayanan medis dan perawatan, untuk diagnosa dini, pencegahan
penyakit dan pengembangan aspek sosial, yang akan mendukung agar setiap orang
di masyarakat mempunyai standar kehidupan yang kuat untuk menjaga kesehatannya
(Profesor Winslow)
Pejuang
Intelektual
Wahai
kalian yang rindu kemenangan, wahai kalian yang turun ke jalan demi mempersembahkan jiwa dan raga untuk
negeri tercinta. Sepenggal lirik ini tentunya membuat kita merinding dan
membakar sejuta semangat dalam jiwa, siapakah kita? Ya kita adalah MAHASISWA.
Sebagai pemuda yang memiliki
intelektualitas yang baik kita memiliki peran yang besar untuk merubah negeri
ini menjadi lebih baik karena salah satu peran mahasiswa adalah agent of change yang berarti agen
perubahan, dan ada juga pepatah yang mengatakan “ baik buruknya suatu negeri tergantung dari pada pemudanya”.
Tentunya hal ini menjadi tanggung jawab yang besar bagi kita para mahasiswa
sekaligus pemuda melihat wajah negeri
kita ini yang begitu semerawut, tindak korupsi begitu tinggi, kriminalitas
meningkat, angka kemiskinan masih tinggi, mutu pendidikan rendah, tingkat
kesehatan serta layanannya yang jauh
tertinggal dari negara lain, tidak hanya itu tetapi moralitas pun merosot
tajam, dan segudang masalah lainnya.
Oh..Tuhan banyak sekali tugas yang
harus kita selesaikan, apakah kita sanggup? Hal itu yang mungkin tertanam dalam
benak kita saat ini. Coba kita lihat berapa banyak pemuda yang peduli dengan
nasib negeri ini kedepan? Yah tepat sekali, hanya segelintir dari jutaan pemuda
di negri ini jawabnya. Hal ini menjadi poin penting juga bagi kita, tentang
bagaimana kita dapat mempersatukan berjuta-juta pikiran dan sifat ego
masing-masing menjadi satu tujuan yaitu sebuah PERUBAHAN yang lebih baik kawan.
Soekarno pernah berkata “ berikan aku SEPULUH pemuda maka aku akan mengguncang dunia” hebat bukan? Tetapi kita
juga mempunyai tokoh yang lebih hebat
dalam sebuah pergerakan menggemparkan dunia, siapa dia? Ya dia adalah sosok
Rasulullah SAW yang hanya membutuhkan EMPAT orang sahabat untuk menguasai dua per tiga dari dunia ini. Sosok ini
sangat luar biasa kawan, mereka hanya membutuhkan pemuda yang dapat dihitung
dengan hitungan jari, bagaimana dengan kita? Kita terdiri dari jutaan pemuda,
tentunya kita juga pasti bisa lebih hebat dengan semangat para pemuda yang kita
miliki. Untuk itu mari kita satukan misi dan semangat kita untuk membuat sebuah
tindakan, dalam artian bukan tindakan atau aksi anarkis yang malah merubah
paradigma masyarakat terhadap mahasiswa menjadi buruk, tetapi sebuah tindakan
positif untuk menggoreskan sebuah tinta
peradaban yang akan menggemparkan dunia dengan sebuah perubahan yang lebih baik
untuk negeri tercinta ini.
Langganan:
Postingan (Atom)

